√ Biaya Masuk Pesantren Ustadz Adi Hidayat (MIRA) 2025

Pondok pesantren yang didirikan oleh Ustaz Adi Hidayat, yakni MIRA Institute, semakin menarik perhatian masyarakat. Banyak calon santri dan orang tua yang penasaran dengan sistem pendidikan, biaya masuk, serta proses pendaftarannya. Benarkah pendidikan di pesantren ini benar-benar gratis? Simak ulasan berikut untuk mengetahui jawabannya.

Profil Singkat MIRA Institute

MIRA Institute (Ma’had Islam Rafiah Akhyar Institute) resmi berdiri sejak 11 September 2022, bertepatan dengan hari ulang tahun ke-38 sang pendiri, Ustaz Dr. Adi Hidayat Lc., MA. Pesantren ini berlokasi di Jl. Baru Cemplang, Cadasari, Pandeglang, Banten, dan bertujuan mencetak generasi ulama intelektual yang memiliki wawasan luas serta berstandar internasional.

Pendidikan di MIRA Institute dibagi dalam dua jenjang, yaitu SMP dan SMA. Setiap tahun, hanya 40 santri yang diterima dan akan menempuh pendidikan selama enam tahun. Kurikulum yang diterapkan bersifat personal, disesuaikan dengan potensi, minat, dan cita-cita masing-masing santri. Selain pendidikan agama seperti fiqh, hadits, Bahasa Arab, dan hafalan Al-Qur’an, santri juga mendapatkan pelajaran umum yang menunjang kecakapan mereka di masa depan.

Jalur dan Proses Pendaftaran Santri MIRA Institute

Ada dua jalur utama untuk menjadi santri di MIRA Institute:

  1. Jalur Lanjutan Alumni: Siswa yang telah lulus dari SD Akhyar International Islamic School (AIIS) dapat langsung melanjutkan ke MIRA Institute tanpa seleksi tambahan, selama masih tersedia kuota dan mendapat persetujuan dari orang tua.
  2. Jalur Umum: Jika kuota 40 santri belum terpenuhi dari alumni AIIS, MIRA Institute akan membuka pendaftaran untuk calon santri dari luar. Seleksi melalui jalur ini cukup ketat, meliputi tes hafalan Al-Qur’an, wawancara, dan ujian akademik. Pengumuman penerimaan biasanya dilakukan setahun sebelum tahun ajaran baru dimulai.

Santri baru yang diterima dari jalur umum wajib mengikuti masa adaptasi berupa pembiasaan keislaman sesuai standar MIRA Institute. Masa adaptasi ini bertujuan menyeimbangkan kemampuan santri baru dengan alumni AIIS.

Biaya Masuk dan Beasiswa di Pesantren Adi Hidayat

Satu hal yang menjadi keunggulan MIRA Institute adalah sistem pendidikan berbasis beasiswa. Seluruh biaya pendidikan, termasuk seragam santri, ditanggung sepenuhnya oleh pesantren. Dengan kata lain, biaya masuk ke pesantren ini gratis untuk santri yang telah menyelesaikan masa adaptasi.

Namun, bagi calon santri jalur umum yang harus mengikuti program adaptasi, dikenakan biaya untuk masa pembiasaan tersebut. Nominalnya tidak dipublikasikan secara spesifik, namun besarnya setara dengan biaya pendidikan dan pembiasaan yang diperoleh alumni SD AIIS. Setelah program adaptasi selesai, santri akan mendapatkan fasilitas pendidikan gratis seperti alumni AIIS.

Jaminan Penyaluran Lulusan ke Universitas Ternama

MIRA Institute juga berkomitmen menyalurkan lulusannya ke universitas terkemuka, termasuk kampus luar negeri yang telah menjalin kerja sama dengan pihak pesantren. Tidak hanya itu, santri juga dibantu untuk mendapatkan beasiswa studi lanjut hingga jenjang S1, S2, bahkan S3.

Pendidikan berkualitas dengan sistem beasiswa penuh di MIRA Institute ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi calon santri dan orang tua. Semoga informasi mengenai biaya dan proses pendaftaran pesantren Adi Hidayat ini bermanfaat untuk Anda yang sedang mempertimbangkan pendidikan berbasis pesantren unggulan.